Rabu, 29 April 2009 di 08.00 |  
Flu babi yang mewabah saat ini sangat ditakuti oleh orang dan sebagai mesin pembunuh yang sangat ditakuti ,karena virus ini bekerja hampir sama dengan flu burung.Pemerintah Indonesia telah mengantisipasi langkah diambil supaya flu babi ini tidak masuk di Indonesia.dan anehnya ada peristiwa yang sangat mengejutkan Seorang gadis yang berusia 19 tahun di Imperial County dan anak laki yang berusia 10 tahun di San Diego County diidentifikasi terserang virus tersebut. Namun tak seorang pun perlu dirawat di rumah sakit dan keduanya telah pulih. Demikian dilaporkan surat kabar tersebut, yang mengutip beberapa pejabat kesehatan.

Kasus itu membuat bingung pejabat kesehatan karena tak seorang pasien pun telah melakukan kontak dengan babi atau satu sama lain, dan rangkaian flu tersebut tak pernah dilihat di Amerika Serikat.

Beberapa pejabat mengatakan tak ada petunjuk virus tersebut menyebar. "Kita tak menghadapi wabah," kata Dr. Wilma Wooten, pejabat kesehatan di San Diego County. Anggota keluarga dan orang lain yang mengenal kedua pasien tersebut sedang diwawancarai dan diperiksa.Meskipun penyakit tersebut biasanya mengakibatkan gangguan pernafasan pada babi, flu babi jarang menyerang manusia. Hanya 12 kasus lain infeksi pada manusia telah dideteksi sejak 2005, demikian data dari U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDCP). Dari ke-12 kasus tersebut, 11 pasien telah melakukan kontak dengan babi. Gejala penyakit itu meliputi demam, lesu, batuk dan kurang nafsu makan. Kasus ini terbilang langka. Karena, menurut CDCP jarang ada catatan mengenai kasus penularan kasus flu babi dari manusia ke manusia.
Virus flu babi strain baru ini sejauh ini telah menewaskan 159 orang di Meksiko. Israel yang berbatasan dengan Libanon, telah mengkonfirmasi adanya kasus flu babi.
Diposkan oleh Astraka
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. Astraka